KEPUTUSAN PRODUK DAN MEREK

MANAJEMEN PEMASARAN GLOBAL
“KEPUTUSAN PRODUK DAN MEREK”

Dosen pembimbing : Dr.Verinita,SE,MSi

Disusun oleh :
KELOMPOK 3
IVA AMELYA PUTRI (1310551024)
DENI APRIKA (1410551014)
RISKA DWI WAHYUNI (1410552020)
IKA PUSPA DEWI (1410552042)

PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ANDALAS KAMPUS II PAYAKUMBUH
2016
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
Produk sebuah perusahaan menentukan bisnisnya. Kebijakan penetapan harga, komunikasi dan distribusi harus cocok dengan produknya. Pelanggan dan pesaing sebuah perusahaan ditetapkan lewat produk yang ditawarkannya. Persyaratan penelitian dan pengembangannya akan tergantung pada teknologi dan produknya. Bahkan setiap aspek dari perusahaan amat terpengaruh oleh produk yang dijualnya.
Tantangan yang dihadapi oleh sebuah perusahaan dengan horizon global adalah mengembangkan kebijakan produk dan strategi yang peka terhadap kebutuhan pasar, persaingan dan sumber daya perusahaan pada skala global. Kebijakan produk harus menyeimbangkan antara kebutuhan akan dan hasil dari adaptasi produk pada selera pasar setempat, serta keunggulan kompetitif yang berasal dari konsentrasi sumber daya perusahaan pada sejumlah terbatas produk standar.

1.2 Rumusan masalah
1. Apakah yang dimaksud dengan produk ?
2. Sebutkanlah klasifikasi produk ?
3. Sebutkanlah karakteristik produk ?
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pemosisian produk ?
5. Jelaskanlah merek dagang global ?
6. Bagaimanakah tingkat kejenuhan produk dalam pasar global ?
7. Sebutkanlah beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam perancangan produk ?
8. Jelaskanlah perluasan geografi – alternatif alternatif strategi ?
9. Jelaskanlah produk baru dalam pemasaran global ?

1.3 Tujuan
1. Mendeskripsikan defenisi produk.
2. Mendeskripsikan klasifikasi produk.
3. Mendeskripsikan karakteristik produk.
4. Mendeskripsikan pemosisian produk.
5. Mendeskripsikan merek dagang global.
6. Mendeskripsikan tingkat kejenuhan produk dalam pasar global.
7. Mendeskripsikan beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam perancangan produk.
8. Mendeskripsikan perluasan geografi – alternatif alternatif strategi.
9. Mendeskripsikan produk baru dalam pemasaran global.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Defenisi produk
Produk adalah segala sesuatu yang dibuat/disediakan oleh produsen untuk memenuhi kebutuhan pasar. Produk yang dibutuhkan oleh kelompok/segmen pasar tertentu mungkin tidak dibutuhkan oleh kelompok/segmen pasar yang lain.
Suatu produk didefinisikan dengan sifat-sifat fisik – berat, ukuran dan material. Jadi sebuah mobil dapat didefinisikan sebagai logam, plastik, atau serat kaca seberat 6000 kilogram, berukuran panjang 4,8 m dll. Definisi ini dapat diperluas dengan memasukkan beberapa hal seperti warna, tekstur, gaya, bentuk dan permukaan. Akan tetapi, pemasar mengetahui bahwa uraian apa pun yang hanya terbatas pada sifat-sifat fisik dengan lengkap, karena tidak sedikit pun disinggung mengenai kebutuhan yang diisi oleh produk tersebut. Mobil, misalnya, adalah suatu produk yang memenuhi berbagai kebutuhan. Kebutuhan yang paling jelas adalah sarana transportasi, tetapi pemasar tidak dapat mengabaikan kebutuhan rekreasi, status dan kekuasaan yang penting dan keinginan yang terpuaskan oleh produk ini.
2.2 Klasifikasi produk
Produk dapat diklasifikasikan menurut berbagai macam kriteria. Kriteria yang paling tua adalah :
1. Didasarkan pada pengguna
2. Dibedakan antara barang konsumen dan industri
3. kemudian diklasifikasikan lebih lanjut, atas dasar bagaimana barang itu dibeli (barang untuk kenyamanan, kesenangan, yang dibeli di toko, atau spesial)
4. Menurut rentang waktu umurnya (awet, habis dipakai, atau sekali pakai)
PRODUK LOKAL – INTERNASIONAL – GLOBAL
Amat penting untuk mengevaluasi produk baru yang diusulkan dalam arti potensi lokal-internasional-globalnya. Kalau semua hal yang lain sama, produk dengan kemampuan menghasilkan laba internasional-global lebih menarik ketimbang produk yang potensinya dengan alasan apa pun pada dasarnya lokal. Secara umum, sebuah perusahaan seharusnya tidak menambah lini produk yang sepenuhnya lokal kalau tersedia peluang produk internasional atau global.
Terdapat 3 kategori produk , dari lokal sampai global :
1. Produk Lokal
Adalah produk yang, dalam konteks perusahaan ttn, dianggap hanya mempunyai poternsi di 1 pasar nasional. Misalnya : Aiwa membuat berbagai produk yang tidak dijual di luar jepang. Alasannya ? karena konsumen Jepang tampaknya mempunyai selera yang tidak pernah puas akan peralatan elektronik.
Ada 3 alasan, mengapa keputusan untuk memasarkan produk lokal dapat merupakan peluang yang amat mahal, walaupun mungkin dapat menghasilkan laba :
a. Pertama, adanya bisnis tunggal tidak menyediakan peluang untuk mengembangkan dengan memanfaatkan ungkitan global dari kantor pusat dalam pemasaran, litbang, produksi dan bidang fungsional yang lain
b. Produk lokal tidak memberikan transfer dan aplikasi untuk pengalaman yang diperoleh dalam 1 pasar ke pasar lain
c. Produk satu negara adalah kemahiran manejerial yang diperoleh dalam bidang produk tunggal tadi kurang dapat dialihkan. Manajer hanya dapat memanfaatkan pengalamannya dalam produs tsb di pasar satu-satunya tempat produk itu dijual.
2. Produk Internasional
Adalah produk yang dianggap mempunyai poternsi untuk diperluas ke sejumlah pasar nasional. Kaena produk industri cenderung kurang menunjukkan kepekaan lingkungakan ketimbang produk konsumen, manufaktur industri terutama harus waspada terhadap kemungkinan perluasan. Misalnya, Loctile Corporation adalah pabrik bernilai $500 juta penghasil lem industri dan bahan perekat yang dijual di lebih dari 80 negara. Di tahun 1991, 60 % penjualan perusahaan dan 80 % laba berasal dari luar negeri.

3. Produk Global
Produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar global. Misalnya Sonny memasarkan Walkman, menyediakan peralatan musik pribadi yang dapat dibawa-bawa di seluruh dunia.
Ketika suatu industri menjadi global, perusahaan berada di bawah tekanan untuk mengembangkan produk global. Salah satu pendorong utama dari globalisasi adalah biaya litbang produk. Ketiaka persaingan semakin ketat, perusahaan menyadari dapat mengurangi biaya litbang untuk suatu produk dengan mengembangkan rancangan produk global. Bahkan produk seperti mobil, yang harus memenuhi persyaratan keselamatan dan standaar polusi nasional, berada di bawah tekanan untuk menjadi global.
2.3 Karakteristik produk
John Fayerweather mengusulkan 5 karakteristik penting yang relevan pada keputusan produk pemasaran global :
1. Fungsional primer
Digambarkan oleh contoh lemari es. Fungsinya akan berbeda antara negara maju dan negara berkembang. Di negara maju yang berpendapatan tinggi, lemari es dapat digunakan untuk menyimpan makanan beku selama seminggu lebih, mengawetkan makanan yang mudah rusak, menyimpan produk yang memerlukan pembekuan, seperti margarin dan membuat minuman botolan dingin untuk dikonsumsi sewaktu-waktu.
Sedangkan di negara berkembang, penghasilan rendah, ibu RT membeli makanan setiap hari, karena enggan membayar barang-barang yang dibekukan, sehingga fungsi lemari es adalah menyimpan sedikit makanan yang mudah busuk selama sehari dan menyimpan sisa makanan agar dapat tahan sedikit lebih lama. Sehingga membutuhkan lemari es yang ukuran kecil.
2. Keawetan dan mutu
Keawetan dan mutu dari peraltan RT misalnya harus cocok dengan ketersediaan jasa perbaikan di pasar. Di negara miskni, membutuhkan peralatan RT yang dapat diperbaiki, sebaliknya di negara maju dimana tenaga kerja mahal, barang yang rusak dan diperbaiki akan memakan uang lebih mahal dibandingkan membeli baru, sehingga mereka menyukai barang yang disposal. Akan tetapi, suatu usaha untuk menjual produk dari Negara berpenghasilan tinggi di pasar berpenghasilan rendah mungkin akan gagal; barang itu mungkin dianggap produk bermutu rendah karena tidak mempunyai manfaat penting, yaitu dapat diperbaiki.
2.4 Pemosisian Produk
Pemosisian produk adalah strategi komunikasi yang didasarkan pada pemikiran akan “ruang” mental . Pemosisian mengacu pada tindakan untuk menempatkan merek dalam pikiran pelanggan atas dan terhadap produk-produk lain dalam bentuk atribut dan keuntungan yang ditawarkan dan tidak ditawarkan oleh produk tersebut. Beberapa strategi umum disarankan untuk pemosisian produk, diantaranya :
1. Atribut dan manfaat
2. Mutu dan harga
3. Penggunaan dan pengguna
4. Pemosisian teknolog canggih
5. Pemosisian sentuhan canggih

3. Metode operasi dan pemeliharaan
Persyaratan voltase dan frekuensi getaran listrik dari peralatan elektronik atau kondisi mengemudikan sebuah mobil merupakan metode pengoperasian yang penting dipikirkan ketika menentukan rancangan dan karakteristik produk. Prinsip yang sama berlaku untuk pemeliharaan, ketersediaan dan biaya yang berbeda di berbagai belahan dunia. Faktor-faktor ini amat penting diperhitungkan ketika karaktersitik dan sifat produk sedang dikembangkan.

2.5 Merek dagang global
Merek Dagang global didefinisikan sebagai suatu merek yang dipasarkan menurut prinsip strategis yang sama di seluruh dunia.
1. Menetapkan Posisi yang sama
Merek dagang global ditetapkan pada posisi dengan cara yang sama di seluruh dunia. Bila merek tersebut mempunyai citra harga tinggi di negaranya sendiri, penempata pada posisi yang sama akan dilakukan di seluruh dunia. Misalnya, bir Heineken dipsosisikan sebagai minuman kelas atas di seluruh dunia. Sebaliknya, bir Corona dari Meksiko dan Beck’s dari Jerman bukanlah merek dunia, karena di Negara sendiri produk-produk itu adalah bir “para pekerja” yang murah. Marlboro adalah merek dagang yang lain, diposisikan di seluruh dunia sebagai merek daerah perkotaan. Tokoh yang muncul dalam iklan Marlboro menyimbolkan independensi yang kuat dan ulet, kebebasan, dan ruang, suatu citra yang secara hati-hati memperhitungkan daya tarik keinginan universal manusia akan hal-hal tersebut. Kurangnya kebebasan dan ruang secara akut dirasakan oleh penduduk perkotaan, sehingga loyalitasnya pada Marlboro mungkin mencerminkan rasa “kejantanannya” sendiri atau suatu symbol dari kebebasan dan independensi.
2. Pendekatan Pemasaran yang sama
Sebuah merek dangan global dipasarkan dengan cara yang sama di setiap pasar di dunia. Akan tetapi bauran pemasaran dapat disesuaikan dengan persyaratan konsumen lokal dan kompetitif. Misalnya. Coke dan Pepsi menambah rasa manis dalam minuman mereka di Timur Tengah tempat pelanggan yang menyukai rasa lebih manis.

2.6 Tingkat kejenuhan produk dalam pasar global
Secara umum, tingkat kejenuhan produk, atau persentase pembeli atau rumah tangga ptensial ang memilikiproduk tertentu, meningkat karena pendapatan nasional per kapita juga meningkat. Namun, untuk pasar dimana konsumen cukup mampu membeli produk tertentu, faktor-faktor lainnya harus diperhitungkan. Produk yang saling menunjang artinya produk yang dipergunakan dalam hubungan dengan produk lain – dapat juga merupakan penentu yang penting atas permintaan yang tidak akan terungkap dengan penelitian mengenai data pendapatan dan budaya umum.
2.7 Pertimbangan rancangan produk
Rancangan produk merupakan faktor kunci yang menentukan sukses dalam pemasaran global. Apakah sebuah perusahaan harus mengadaptasikan rancangan produknya untuk berbagai pasar nasional atau menawarkan rancangan yang sama kepada pasar global ? Pemasar global harus mempertimbangkan 4 faktor kalau akan membuat keputusan mengenai rancangan produk :
1. Preferensi
Terdapat perbedaan tegas dan penting dalam preferensi di seluruh dunia atas faktor-faktor seperti warna dan rasa. Pemasar yang mengabaikan preferensi melakukannya dengan tanggungan sendiri.
Di tahun 19960-an, misalnya, Olivetti Corp. Dari Italia cukp terkenal di Eropa karena memenangkan penghargaan atas rancangan mesin tik konsumen yang modern. Mesin tik Olivetti dipamerkan di museum of Modern Art di NYC. Walaupun disambut meriah secara kritis, rancangan Olivetti tidak sukses secara komersial di AS. Konsumen AS menginginkan mesin tik besar dan berat yang dianggap ”jelek” oleh standar rancangan Eropa. Besar dan berat dianggap bukti nyata dari mutu baik oleh konsumen Amerika.

2. Biaya
Dalam mendekati isu rancangan produk, manajer perusahaan harus memperhatikan faktor biaya dalam arti secara luas. Selain biaya untuk menghasilkan produk, juga biaya lain yang berkaitan dengan rancangan yang timbul dari pabrik atau dari pengguna akhir.
3. Hukum dan Peraturan
Mematuhi hukum dan peraturan di negara yang berbeda mempunyai dampak yang langsung pada keputusan rancangan produk, seringkali menaikkan biaya
Contoh Lainnya :
Hambatan Non Tarif, Hambatan ini semacam persyaratan dan peraturan, namun ini sebenarnya berfungsi untuk menghambat dan menghilangkan persaingan dari luar negeri.
Ada beberapa yang menetapkan rancangan standar untuk negaranya.
4. Kesesuaian
Harus ada kesesuaian produk dengan lingkungan tempatnya dipergunakan. Hal sederhana, seperti tidak menterjemahkan manual ke pemakai ke berbagai bahasa dapat merugikan penjualan alat RT.
2.8 Perluasan geografi – alternatif-alternatif strategi
Perusahaan dapat tumbuh dengan tiga cara yang berbeda, metode tradisional dari perluasan pasar termasuk penetras lebih lanjut dari pasar yang sudah ada, perluasan lini prudk ke dalam pasar produk baru di pasar yang telah tersedia. Kalau sebuah perusahaan mempunyai dasar produk/ pasar satu negara atau banyak negara, perusahaan itu dapat memilih 1 dari 5 alternatif strategis untuk memperluas dasar ini ke dalam pasar geografis yang lain.
a. Strategi 1 : Perluasan Produk – Komunikasi (Perluasan Ganda)
Banyak perusahaan memakai perluasan produk – komunikasi sebagai suatu strategi untuk mengejar peluang di luar pasar negeri sendiri. Contohnya : Gillette menggunakan iklan bertema “the best a man can get “ untuk seluruh dunia.
b. Strategi 2 : Perluasan Produk – Adaptasi Komunikasi
Kalau suatu prouk mengisi kebutuhan yang berbeda, menarik segmen yang berbeda atau dipakai dengan fungsi yang berbeda di bawah kondisi pemakaian yang sama atau seruapa dengan yang ada di pasar domestic, satu-satunya penyesuaian yang mungkin diperlukan adalah komunikasi pemasaran.
Misalnya : motor skuter di AS untuk memenuhi kebutuhan rekreasi tapi untuk di beberapa Negara digunakan sebagai transpotasi dasar.
c. Strategi 3 : Adaptasi Produk – Perluasan Komunikasi
Pendekatan ketiga pada perencanaan produk global adalah memperluas, tanpa mengubah, strategi komunikasi pasar di Negara sendiri, sedangkan produk diadaptasikan dengan penggunaan local atau kondisi yang dikehendaki.
Contohnya : Exxon mengubah formula minyak tanah agar sesuai dengan iklim yang ada di berbagai pasar sementara memperluas daya tarik komunikasi dasar.
d. Strategi 4 : Adaptasi Ganda
Ketika membandingkan pasar geografis yang baru denganpasar dalam negeri, pemasar kadang menemukan bahwa kondisi lingkungan dari penggunaan atau kegemaran konsumen berbeda; sama seperti fungsi dari suatu produk atau penerimaan konsumen atas imbauan iklim.
e. Strategi 5 : Penemuan Produk
Strategi adaptasi dan penyesuaian merupakan pendekatan efektif untuk pemasaran internasional dan multinasional. Contoh : pasar baterai yang dapat diisi lagi, merupakan produk inovatif yang dipasarkan di seluruh dunia.
2.9 Produk baru dalam Pemasaran Global
Suatu produk dikatakan produk baru apabila :
1. Hasil penemuan baru atau inovasi
2. Perluasan lini produk , misalnya Diet Coke
3. Perusahaan yang baru terjun ke produk tersebut, namun pasarnya sudah ada
4. Produk sudah ada, namun baru bagi pasar tertentu.
Mengidentifikasikan Ide Produk Baru
Titik awal untuk produk baru di seluruh dunia yang efektif adalah sistem informasi yang mencari ide produk baru dari semua sumber yang berpotensi memberikan manfaat dan meyalurkan ide ini ke pusat penyariangan dan pengambilan keputusan relevan dalam organisasi.
Memperkenalkan produk baru di Pasar Nasional
Pelajaran utama dan memperkenalkan produk baru di pasar luar negeri adalah ketika suatu produk berinteraksi dengan manusia, mekanikal atau unsur kimia disitu terdapat potensi ketidakcocokkan yang mengejutkan dan tidak diharapkan.

Analisis Perbandingan
Teknik yang paling bermanfaat dalam pemasaran global untuk mendukung keputusan produk baru yang telah diperkenalkan yaitu analisis perbandingan. Analisis perbandingan selalu dimungkinkan kalau ada catatan pengalaman mengenai suatu produk di satu atau beberapa pasar pada saat indtroduksi produk tadi ke pasar yang baru. Rahasia untuk melakukan analisis perbandingan yang efektif adalah menemukan pasar yang dapat diperbandingkan.
Terdapat 2 cara untuk memperoleh perbandingan :
1. mencari contoh pasar yang pada dasarnya serupaa dalam arti perkembangan struktur ekonomi dan sosial dengan pasar sasaran dan membandingkan posisi produk yang sedang dipelajari di kedua pasar.
2. Mengalihkan periode waktu dan mencari saat yang dapat diperbandingkan dengan periode waktu yang berbeda untuk pasar yang tidak dapat diperbandingkan pada periode waktu yang sama.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk memuaskan suatu keinginan atau kebutuhan, termasuk barang fisik, jasa, pengalaman, acara, orang, tempat, properti, organisasi, informasi, dan ide.
Terdapat 3 kategori produk , dari lokal sampai global :
1) Produk Lokal
Adalah produk yang, dalam konteks perusahaan tertentu, dianggap hanya mempunyai potensi di 1 pasar nasional.
2) Produk Internasional
Adalah produk yang dianggap mempunyai poternsi untuk diperluas ke sejumlah pasar nasional.
3) Produk Global
Produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar global.
3.2 Saran
Sebaiknya perusahaan menyesuaikan keputusan menetapkan produk dan mereknya. Sehingga dapat ditentukan strategi yang tepat untuk menetapkan keputusan produk dan merek.

DAFTAR PUSTAKA
Keegan, J Warren. 2011.Manajemen Pemasaran Global Jilid Dua.Jakarta:Indeks
http://dedeniaforever.blogspot.co.id/2015/04/bab-i-pendahuluan-i.html (diakses pada tanggal 08 November 2016 pada pukul 14.25)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s